Informasi Lelang
Kode Lelang563137
Nama Lelang Pengadaan Belanja Modal Gedung dan Bangunan Lingkup Pekerjaan : Pembangunan Gedung Kuliah Umum 4 Lantai dan Gedung Laboratorium Teknik 4 Lantai Institut Teknologi Sumatera
Keterangan
Tahap Lelang Saat iniLelang Sudah Selesai
AgencyAgency ITB
Satuan KerjaITERA
KategoriPekerjaan Konstruksi
Metode Pengadaane-Lelang UmumMetode KualifikasiPascakualifikasi
Metode DokumenSatu FileMetode EvaluasiSistem Gugur
Anggaran
2018 - Pinjaman/Hibah Luar Negeri
Nilai Pagu PaketRp 88.125.218.000,00Nilai HPS PaketRp 88.125.218.000,00
Jenis Kontrak
Cara PembayaranGabungan Lump Sum dan Harga Satuan
Pembebanan Tahun AnggaranTahun Tunggal
Sumber PendanaanPengadaan Tunggal
Kualifikasi UsahaPerusahaan Non Kecil
Lokasi Pekerjaan
Kampus ITERA, Way Huwi - Lampung Selatan (Kab.)
Syarat Kualifikasi
*Ijin Usaha
Ijin UsahaKlasifikasi
Surat Keputusan Pengesahan Akte Pendirian dan Perubahannya, dari Kementerian Hukum dan HAM
Surat Izin Tempat Usaha (SITU)/Surat Keterangan Domisili
TDP
SBUBangunan Gedung >> sub bidang BG007 dan/atau BG009; Mekanikal >> sub bidang MK001 dan/atau MK002; Elektrikal >> sub bidang EL010 dan/atau EL011
SIUJKBidang pelaksana konstruksi, kategori Non-kecil
*Telah melunasi kewajiban pajak tahun terakhir
a) Bukti Laporan SPT Tahunan PPh Badan Tahun 2016 b) Bukti Laporan SPT Masa PPh Pasal 25, PPh Pasal 21, dan PPN pada bulan Agustus, September, dan Oktober 2017
*Mempunyai NPWP dan Nomor Pokok Pengusaha Kena Pajak (NPPKP)
*Bukti Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan
*Akta Otentik Kuasa Direktur, apabila menggunakan Kuasa Direktur
*Akta Otentik Kerjasama Operasi (KSO), apabila menggunakan bentuk KSO
*Memiliki sertifikasi : a) Minimal Sertifikat ISO 9001:2008; b) Sertifikat ISO 14001:2004; c) Sertifikat OHSAS 18001:2007; d) Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3)
*Memiliki dokumen keuangan : a) Laporan Keuangan yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk tahun 2016. KAP tersebut dapat diverifikasi pada direktori KAP dan AP tahun 2017 dari Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI-www.iapi.or.id) dengan status WTP; b) Laporan Keuangan Semester I tahun 2017 yang dikompilasi oleh Kantor Jasa Akuntansi (KJA); c) Minimal 1(satu) Rekening Bank pada Bank Pemerintah/Swasta yang dapat menunjukan Kinerja Arus Kas dari bisnis utama dalam bentuk Print-Out Rekening Bank pada bulan September, Oktober, dan November Tahun 2017 dengan rata-rata selisih Positif antara Cash Inflow dengan Cash Outflow perbulannya sebesar paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS; d) Bukti Pembayaran BPJS Ketenagakerjaan untuk bulan Agustus, September, dan Oktober 2017
*Peserta Badan Usaha Pekerjaan Konstruksi harus memiliki Tenaga Ahli dengan kualifikasi keahlian : a) Minimal 1(satu) orang Penanggung Jawab Badan Usaha (PJBU), dengan melampirkan Ijasah, KTP, dan NPWP; b) Minimal 1(satu) orang Penanggung Jawab Teknis (PJT), dengan melampirkan SKA, Ijasah, KTP, dan NPWP;
*Memiliki Surat Keterangan Tidak Pailit per 30 Oktober tahun 2017 dari Pengadilan Niaga yang terdekat dengan alamat Badan Usaha sebagaimana tertera pada Surat Izin Tempat Usaha (SITU) / Izin Domisili
*Memiliki pengalaman pada Sub-Klasifikasi Bangunan Gedung (BG007 dan/atau BG009), dengan Kemampuan Dasar (KD) sebagaimana BAB VIII. TATA CARA EVALUASI KUALIFIKASI, Point A.12, dengan melampirkan bukti Dokumen Kontrak dan Berita Acara Provisional Hand Over (PHO)
*Memiliki surat keterangan dukungan keuangan dari bank pemerintah/swasta sebesar paling kurang 10% (sepuluh perseratus) dari nilai total HPS, dengan ketentuan: a) Menyebutkan nilai Dukungan Keuangan; b) Menyatakan kesediaan memberikan Dukungan Keuangan secara jelas; c) Apabila Dukungan Keuangan masih memerlukan pertimbangan dan belum menyatakan komitmen, maka dinyatakan tidak memenuhi persyaratan.
*Memiliki Tenaga Ahli Tetap yang dapat diverifikasi pada : a) Lampiran SPT Masa PPh Pasal 21 bulan Oktober 2017; dan/atau b) Lampiran Pembayaran Bulanan BPJS bulan Agustus, September, dan Oktober tahun 2017.
*Memiliki Peralatan dengan klasifikasi minimal yang dapat diverifikasi pada : a) Laporan Keuangan yang diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) untuk tahun 2016; atau b) Akta Otentik Jual Beli; atau c) Faktur Pembelian + Faktur Pajak; atau d) Invoice/Perjanjian Jual Beli Dibawah Tangan/Kwitansi yang telah di Legalisasi oleh Notaris
Peserta Lelang58 peserta [Detil...]